Tampilkan postingan dengan label Kasus Talangsari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasus Talangsari. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juni 2011

Kronologis Kasus Talangsari

Peristiwa Talangsari Lampung menjadi kisah tragis yang dilupakan negara. Ratusan orang yang saat itu menjadi korban seakan tidak berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, serta mendapatkan keadilan lewat penghukuman pelaku dan pemulihan hak-haknya. Bertahun-tahun, korban yang masih menderita atas peristiwa itu juga mengalami teror dan intimidasi dari pihak-pihak yang terlibat dalam kejahatan tersebut. Upaya damai lewat islah memberi dampak negatif terhadap hubungan antar sesama korban yang kemudian terpecah. Bergantinya pemerintahan juga tidak merubah sikap negara untuk mengusut tragedi ini. Negara justru terkesan berdiam diri dan pura-pura tidak mendengar suara korban.

Untuk kembali mengingatkan negara dan juga masyarakat secara luas atas belum selesainya peristiwa Talangsari, kertas kerja ini akan menguraikan fakta peristiwa tragis yang terjadi enam belas tahun lalu, serta memaparkan berbagai upaya untuk mendesak tanggungjawab negara atas kekerasan politik tersebut.

Minggu, 05 Juni 2011

Tragedi Talangsari yang Terlupakan


TRAGEDI Talangsari Lampung menjadi bagian sejarah kelabu bangsa ini. Tragedi kemanusiaan yang terjadi di tahun 1989 itu hingga kini menyisahkan ketidakadilan bagi para korban. Upaya mereka mendesak aparat penegak hukum hingga kini tak jelas hasilnya.

Bahkan, mereka sempat mengalami intimidasi dan teror dari pihak-pihak yang tidak ingin kasus ini diperkarakan. Aparat penegak hukum menutup mata. Tragedi Talangsari seakan dilupakan begitu saja. Padahal, banyak fakta yang memaparkan, telah terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kasus Talangsari. Dari laporan Tim Ad Hoc Talangsari yang dibentuk Komisi Nasional (Komnas HAM), ditemukan sejumlah fakta kekerasan, pembunuhan, pengusiran secara paksa, penyiksaan, dan penganiayaan yang dilakukan secara sistematis oleh militer Indonesia.

Sementara berdasarkan data Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), tragedi Talangsari telah menyebabkan 167 orang meninggal dunia, 88 warga hilang, 164 orang ditangkap dan ditahan secara sewenang-wenang, dan 48 orang diadili secara tidak adil.