Oleh Berto Tukan
PembukaanSastra bersama ilmu filsafat merupakan mother of science. Sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, di masa lampau sastra adalah milik kolektif rakyat. Rakyat mengkreasinya, memproduksinya dan dinikmati bersama-sama. Maka tak heran, karya-karya sastra lama tak memiliki pengarangnya yang jelas dan hanya dituliskan N.N. Hal ini berbeda dengan sekarang, di mana sastra terkesan sedikit jauh dengan masyarakat kebanyakan.
Dalam perjalanannya, sastra (baca karya sastra) mengalami banyak perubahan dan perkembangannya, sehingga kita mengenal banyak sekali aliran dan jenis karya sastra. Untuk sekadar contoh, fiksi sains, fiksi detektif, fiksi sejarah dan masih banyak lagi, mewarnai dunia sastra. Ini merupakan konsekuensi dari semakin kompleksnya kehidupan manusia dari hari ke hari. Maka, sastra yang dipercayai sebagai sebuah bentuk refleksi sastrawan terhadap kehidupan pun ikut menjadi kompleks, sekompleks kehidupan yang menjadi sumur inspirasi utamanya.
